▴Hari Anak Nasional▴
- Pembahasan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati
- Raih Sertifikat Eliminasi Malaria, Ketua DPRD Ingatkan Hal Ini
- DPRD Terima Aspirasi Soal Kasus Mini Zoo, Aksi Massa Tuntut Penambahan Tersangka
- Bapemperda DPRD Purworejo Koordinasikan Perubahan Propemperda, Dua Raperda Baru Diusulkan Masuk Prioritas
- Polosoro Diminta Tetap Jaga Semangat Pendiri di Bawah Kepemimpinan Andi Prasetiawan
- Ferro Setiasono dan Alfin Ma\'ruf Bekali Pelajar Pemahaman Politik dalam Pendidikan Politik di SMA N 10 Purworejo
- Anak Sehat Akan Optimal Ikuti Proses Belajar
- Much Dahlan Minta Jamaah Haji Jadi teladan Jaga kerukunan
- Estri Utami Dorong Pokir DPRD Sinkron dengan Program OPD demi Tepat Sasaran
- Komisi IV DPRD Soroti Minimnya Anggaran Perbaikan Sarana Sekolah dalam KUA-PPAS 2027
Dorong Peningkatan Kesejahteraan Rudi Hartono: Perangkat Desa Ujung Tombak Pelayanan Masyarakat

Perangkat desa dinilai memegang peran vital dalam menentukan kualitas pelayanan publik sekaligus arah pembangunan di tingkat akar rumput. Hal itu ditegaskan oleh Wakil Ketua DPRD Purworejo Rudi Hartono saat ditemui di gedung B DPRD Purworejo, Kamis (16/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Rudi menekankan bahwa perangkat desa bukan sekadar pelaksana administratif, melainkan garda terdepan yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat. Mereka juga menjadi penghubung utama dalam menyerap dan menyampaikan aspirasi warga kepada pemerintah.
“Perangkat desa ini mempunyai peran yang sangat strategis, sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat sekaligus pembawa aspirasi dari desa,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan perangkat desa sangat menentukan wajah pelayanan publik di desa. Profesionalisme dan dedikasi dalam bekerja menjadi kunci agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata.
Tak hanya itu, Rudi juga menegaskan komitmen DPRD untuk terus memberikan dukungan, khususnya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan perangkat desa. DPRD, lanjutnya, siap menjadi jembatan agar berbagai aspirasi yang muncul di tingkat desa dapat diakomodasi dan diterjemahkan menjadi kebijakan oleh pemerintah daerah.
“Kami berkomitmen mendukung kesejahteraan perangkat desa, sekaligus menjembatani aspirasi agar bisa menjadi kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.
Momentum pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara DPRD dan perangkat desa. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pembangunan desa yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
Rudi pun mengimbau seluruh perangkat desa untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan. Dengan begitu, desa tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakatnya.
“Jika pelayanan berjalan baik, desa akan tumbuh menjadi wilayah yang maju, mandiri, dan unggul,” jelas Rudi. (*)



