▴Hari Anak Nasional▴
- DPRD Terima Aspirasi Soal Kasus Mini Zoo, Aksi Massa Tuntut Penambahan Tersangka
- Bapemperda DPRD Purworejo Koordinasikan Perubahan Propemperda, Dua Raperda Baru Diusulkan Masuk Prioritas
- Polosoro Diminta Tetap Jaga Semangat Pendiri di Bawah Kepemimpinan Andi Prasetiawan
- Ferro Setiasono dan Alfin Ma\'ruf Bekali Pelajar Pemahaman Politik dalam Pendidikan Politik di SMA N 10 Purworejo
- Anak Sehat Akan Optimal Ikuti Proses Belajar
- Much Dahlan Minta Jamaah Haji Jadi teladan Jaga kerukunan
- Estri Utami Dorong Pokir DPRD Sinkron dengan Program OPD demi Tepat Sasaran
- Komisi IV DPRD Soroti Minimnya Anggaran Perbaikan Sarana Sekolah dalam KUA-PPAS 2027
- DPRD Dorong Kejelasan Pemanfaatan Hotel Ganesha melalui Skema Kerja Sama
- Komisi II DPRD Purworejo Maraton Bahas KUA-PPAS 2027 Bersama Lima OPD Mitra Kerja
Estri Utami Dorong Pokir DPRD Sinkron dengan Program OPD demi Tepat Sasaran

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo Estri Utami Setyowati menekankan pentingnya sinkronisasi antara pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD dengan program yang disusun organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.
Hal tersebut disampaikan Estri saat mengikuti rapat pembahasan KUA-PPAS 2027 yang digelar Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo bersama sejumlah OPD mitra kerja di ruang rapat DPRD, Rabu (15/7/2026).
Menurut Estri, pembahasan KUA-PPAS tidak hanya menjadi forum membahas alokasi anggaran, tetapi juga momentum untuk menggali kebutuhan nyata masyarakat di lapangan. Dengan demikian, usulan yang disampaikan anggota DPRD melalui pokir benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Kita akan menggali masalah yang ada di lapangan. Di desa rawan pangan itu, kira-kira mereka membutuhkan apa. Sehingga harapannya ke depan pokir bisa sinkron dengan goal yang disusun oleh OPD," ujarnya.
Ia menjelaskan, sinkronisasi tersebut penting agar program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Aspirasi masyarakat yang dihimpun anggota DPRD perlu dipadukan dengan perencanaan OPD sehingga menghasilkan program yang lebih efektif dan tepat sasaran.
"Jadi antara teman-teman anggota dewan dan OPD bisa sinkron, tidak hanya berasal dari satu sisi anggota dewan saja, tetapi juga ada sinkronisasi. Memang itu riil, dibutuhkan oleh masyarakat, dan mendukung program kerja OPD terkait," jelasnya.
Estri berharap melalui pembahasan KUA-PPAS 2027, komunikasi antara DPRD dan OPD semakin kuat sehingga setiap usulan pembangunan memiliki dasar kebutuhan yang jelas sekaligus sejalan dengan target pembangunan daerah.
Menurutnya, kolaborasi yang baik antara legislatif dan eksekutif akan menghasilkan kebijakan anggaran yang lebih berkualitas serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Purworejo.(*)



