▴Lahir Pancasila▴
- Pimpinan DPRD Purworejo Hadiri Penyerahan LHP LKPD Tahun 2025 di BPK Jawa Tengah
- Komisi I DPRD Purworejo Hadiri FGD Penyusunan Perubahan Perda tentang Badan Permusyawaratan Desa
- Bapemperda DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri FGD Bahas Raperda Pengelolaan Rumah Kos dan Rumah Komersial
- Reses DPRD Purworejo di Desa Semono, Warga Sampaikan Keluhan Jalan Rusak hingga Fasilitas PAUD
- Reses DPRD Purworejo di Ketangi, Warga Sampaikan Aspirasi Irigasi hingga Fasilitas Olahraga
- DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD
- DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Karhutla Pada Musim Kemarau Tahun 2026
- DPRD Apresiasi Peluncuran Pompa Air Tenaga Surya di Krandegan
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2026
- H. Akhmad Afif Soroti Dampak Akademik Rencana Kelas Jauh UNY di Purworejo
Tingkatkan Kualitas Pementasan, DPRD Tekankan Regenerasi dalam Pembinaan 50 Grup Kesenian Purworejo

Upaya pelestarian kesenian tradisional di Kabupaten Purworejo terus diperkuat. Sebanyak 50 grup kesenian dari berbagai kecamatan mengikuti pembinaan peningkatan kualitas manajemen dan pementasan yang digelar di Gedung Kesenian WR Supratman, Rabu–Kamis (22–23/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo, Muharomah, menegaskan pentingnya langkah konkret untuk menjaga keberlangsungan kesenian tradisional, khususnya melalui regenerasi pelaku seni.
“Kami dari Komisi IV mendukung penuh agar kesenian tradisional terus eksis. Namun kunci utamanya ada pada regenerasi. Grup kesenian harus mulai melibatkan anak-anak muda dalam setiap pementasan,” ujar Muharomah.
Ia menilai, keterlibatan generasi muda tidak hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai pelaku seni, menjadi strategi penting agar kesenian tradisional tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
“Kalau anak muda dilibatkan, mereka akan merasa memiliki. Dari situ akan tumbuh ketertarikan dan kecintaan terhadap kesenian daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) menyebut kegiatan ini sebagai langkah nyata meningkatkan kualitas grup kesenian, baik dari sisi manajemen maupun pementasan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, mengatakan pembinaan ini bertujuan agar grup kesenian tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara kreatif.(*)



