▴Hari Anak Nasional▴
- DPRD Terima Aspirasi Soal Kasus Mini Zoo, Aksi Massa Tuntut Penambahan Tersangka
- Bapemperda DPRD Purworejo Koordinasikan Perubahan Propemperda, Dua Raperda Baru Diusulkan Masuk Prioritas
- Polosoro Diminta Tetap Jaga Semangat Pendiri di Bawah Kepemimpinan Andi Prasetiawan
- Ferro Setiasono dan Alfin Ma\'ruf Bekali Pelajar Pemahaman Politik dalam Pendidikan Politik di SMA N 10 Purworejo
- Anak Sehat Akan Optimal Ikuti Proses Belajar
- Much Dahlan Minta Jamaah Haji Jadi teladan Jaga kerukunan
- Estri Utami Dorong Pokir DPRD Sinkron dengan Program OPD demi Tepat Sasaran
- Komisi IV DPRD Soroti Minimnya Anggaran Perbaikan Sarana Sekolah dalam KUA-PPAS 2027
- DPRD Dorong Kejelasan Pemanfaatan Hotel Ganesha melalui Skema Kerja Sama
- Komisi II DPRD Purworejo Maraton Bahas KUA-PPAS 2027 Bersama Lima OPD Mitra Kerja
Komisi I DPRD Purworejo Dorong Penanganan Serius Kawasan Blank Spot Internet

Masih adanya sejumlah wilayah blank spot jaringan internet di Kabupaten Purworejo menjadi sorotan Komisi I DPRD Purworejo. Persoalan keterbatasan akses jaringan tersebut dinilai perlu ditangani secara lebih serius dan terencana guna mendukung pelayanan publik berbasis digital.
Sorotan itu disampaikan saat Komisi I DPRD Purworejo melakukan kunjungan kerja dalam daerah ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Purworejo, Selasa (6/1/2026). Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ajang penguatan kemitraan kerja, seiring kepemimpinan kepala dinas yang baru.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi I DPRD Purworejo menegaskan pentingnya percepatan penanganan kawasan blank spot agar akses jaringan internet dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil. Pemerataan jaringan dinilai menjadi kebutuhan mendasar untuk mendukung pelayanan publik, pendidikan, hingga pengembangan wilayah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purworejo, Ganis Pramudito, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa penanganan kawasan blank spot menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah. Ia menjelaskan, Bupati dan Wakil Bupati Purworejo juga memberikan penekanan agar wilayah yang belum terjangkau jaringan internet dapat diminimalkan secara bertahap.
“Upaya yang dilakukan antara lain melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung, serta menjalin kerja sama dengan pemerintah desa,” ujar Ganis.
Menurutnya, sinergi dengan pemerintah desa menjadi langkah strategis, mengingat keterbatasan infrastruktur jaringan serta peran penting desa dalam mendukung penyediaan akses internet. Keberadaan jaringan yang memadai dinilai krusial untuk menunjang program smart city serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(*)



