▴Lahir Pancasila▴
- Komisi I DPRD Purworejo Hadiri FGD Penyusunan Perubahan Perda tentang Badan Permusyawaratan Desa
- Bapemperda DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri FGD Bahas Raperda Pengelolaan Rumah Kos dan Rumah Komersial
- Reses DPRD Purworejo di Desa Semono, Warga Sampaikan Keluhan Jalan Rusak hingga Fasilitas PAUD
- Reses DPRD Purworejo di Ketangi, Warga Sampaikan Aspirasi Irigasi hingga Fasilitas Olahraga
- DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD
- DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Karhutla Pada Musim Kemarau Tahun 2026
- DPRD Apresiasi Peluncuran Pompa Air Tenaga Surya di Krandegan
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2026
- H. Akhmad Afif Soroti Dampak Akademik Rencana Kelas Jauh UNY di Purworejo
- Launching Kontingen Porprov 2026, DPRD Purworejo Tegaskan Komitmen Dukung Prestasi Atlet
Komisi I DPRD Purworejo Dorong Penanganan Serius Kawasan Blank Spot Internet

Masih adanya sejumlah wilayah blank spot jaringan internet di Kabupaten Purworejo menjadi sorotan Komisi I DPRD Purworejo. Persoalan keterbatasan akses jaringan tersebut dinilai perlu ditangani secara lebih serius dan terencana guna mendukung pelayanan publik berbasis digital.
Sorotan itu disampaikan saat Komisi I DPRD Purworejo melakukan kunjungan kerja dalam daerah ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Purworejo, Selasa (6/1/2026). Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ajang penguatan kemitraan kerja, seiring kepemimpinan kepala dinas yang baru.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi I DPRD Purworejo menegaskan pentingnya percepatan penanganan kawasan blank spot agar akses jaringan internet dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil. Pemerataan jaringan dinilai menjadi kebutuhan mendasar untuk mendukung pelayanan publik, pendidikan, hingga pengembangan wilayah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purworejo, Ganis Pramudito, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa penanganan kawasan blank spot menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah. Ia menjelaskan, Bupati dan Wakil Bupati Purworejo juga memberikan penekanan agar wilayah yang belum terjangkau jaringan internet dapat diminimalkan secara bertahap.
“Upaya yang dilakukan antara lain melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung, serta menjalin kerja sama dengan pemerintah desa,” ujar Ganis.
Menurutnya, sinergi dengan pemerintah desa menjadi langkah strategis, mengingat keterbatasan infrastruktur jaringan serta peran penting desa dalam mendukung penyediaan akses internet. Keberadaan jaringan yang memadai dinilai krusial untuk menunjang program smart city serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(*)



