▴Hari Anak Nasional▴
- DPRD Terima Aspirasi Soal Kasus Mini Zoo, Aksi Massa Tuntut Penambahan Tersangka
- Bapemperda DPRD Purworejo Koordinasikan Perubahan Propemperda, Dua Raperda Baru Diusulkan Masuk Prioritas
- Polosoro Diminta Tetap Jaga Semangat Pendiri di Bawah Kepemimpinan Andi Prasetiawan
- Ferro Setiasono dan Alfin Ma\'ruf Bekali Pelajar Pemahaman Politik dalam Pendidikan Politik di SMA N 10 Purworejo
- Anak Sehat Akan Optimal Ikuti Proses Belajar
- Much Dahlan Minta Jamaah Haji Jadi teladan Jaga kerukunan
- Estri Utami Dorong Pokir DPRD Sinkron dengan Program OPD demi Tepat Sasaran
- Komisi IV DPRD Soroti Minimnya Anggaran Perbaikan Sarana Sekolah dalam KUA-PPAS 2027
- DPRD Dorong Kejelasan Pemanfaatan Hotel Ganesha melalui Skema Kerja Sama
- Komisi II DPRD Purworejo Maraton Bahas KUA-PPAS 2027 Bersama Lima OPD Mitra Kerja
DPRD Dorong Kejelasan Pemanfaatan Hotel Ganesha melalui Skema Kerja Sama

Kejelasan pemanfaatan Hotel Ganesha milik Pemerintah Kabupaten Purworejo menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027. DPRD meminta proses kerja sama pemanfaatan aset tersebut terus dikawal agar segera memberikan manfaat bagi daerah.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Purworejo, Ivan Fatchan Gani Wardahana, usai rapat pembahasan KUA-PPAS 2027 bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo di ruang rapat Komisi IV DPRD Purworejo, Kamis (16/7/2026).
Menurut Ivan, pembahasan bersama Dinporapar berlangsung cukup komprehensif dengan sejumlah catatan yang menjadi perhatian Komisi IV. Salah satu yang menjadi sorotan adalah perkembangan proses pemanfaatan Hotel Ganesha yang hingga kini masih dalam tahapan pencarian mitra kerja sama.
"Dalam pembahasan bersama Dinporapar banyak hal yang kami bahas. Ada beberapa catatan dari kami, salah satunya terkait kejelasan pemanfaatan Hotel Ganesha," kata Ivan.
Ditambahkan, Komisi IV secara khusus meminta penjelasan kepada Kepala Dinporapar Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, mengenai perkembangan proses kerja sama pemanfaatan (KSP) hotel tersebut.
"Kami menanyakan langsung kepada Kepala Dinas, Pak Bangun Erlangga Ibrahim, terkait sejauh mana prosesnya. Dari penjelasan yang disampaikan, saat ini masih dalam tahap pencarian mitra melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) dengan menawarkan kepada beberapa investor," ujarnya.
Ivan mengatakan, apabila pada tahap penawaran tersebut belum ada investor yang berminat, maka pemerintah daerah akan melanjutkan prosesnya melalui mekanisme lelang sesuai ketentuan yang berlaku.
"Jika penawaran kepada investor tidak ada yang tertarik, maka proses berikutnya akan dilanjutkan melalui lelang," jelasnya.
Apabila proses lelang juga tidak menghasilkan mitra kerja sama, lanjut Ivan, pemerintah daerah akan menempuh mekanisme penunjukan langsung sebagai tahapan lanjutan.
"Kalau lelang juga gagal, sesuai penjelasan dari kepala dinas akan dilanjutkan dengan mekanisme penunjukan langsung. Kami berharap seluruh proses ini bisa segera selesai sehingga Hotel Ganesha dapat dimanfaatkan secara optimal," ungkapnya.
Ivan berharap proses kerja sama pemanfaatan Hotel Ganesha dapat berjalan sesuai regulasi dan segera menemukan mitra yang memiliki kemampuan mengelola aset tersebut secara profesional. Dengan demikian, aset milik Pemerintah Kabupaten Purworejo itu dapat kembali produktif, mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).(*)



