▴Lahir Pancasila▴
- Komisi I DPRD Purworejo Hadiri FGD Penyusunan Perubahan Perda tentang Badan Permusyawaratan Desa
- Bapemperda DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri FGD Bahas Raperda Pengelolaan Rumah Kos dan Rumah Komersial
- Reses DPRD Purworejo di Desa Semono, Warga Sampaikan Keluhan Jalan Rusak hingga Fasilitas PAUD
- Reses DPRD Purworejo di Ketangi, Warga Sampaikan Aspirasi Irigasi hingga Fasilitas Olahraga
- DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD
- DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Karhutla Pada Musim Kemarau Tahun 2026
- DPRD Apresiasi Peluncuran Pompa Air Tenaga Surya di Krandegan
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2026
- H. Akhmad Afif Soroti Dampak Akademik Rencana Kelas Jauh UNY di Purworejo
- Launching Kontingen Porprov 2026, DPRD Purworejo Tegaskan Komitmen Dukung Prestasi Atlet
Ajeng Dewi Dorong Rehabilitasi Gedung Lama Perpustakaan untuk Perkuat Layanan Literasi

Gedung lama bekas Perpustakaan Daerah yang saat ini dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Kabupaten Purworejo dan hanya difungsikan sebagai gudang dinilai masih sangat layak untuk direhabilitasi dan dimanfaatkan kembali.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Purworejo, Ajeng Dewi Purnamasari, dalam wawancara pada Kamis (5/3/2026). Menurut Ajeng Dewi, keberadaan gedung lama tersebut memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan layanan perpustakaan sekaligus memperkuat budaya literasi di masyarakat.
Menurutnya, kondisi Perpustakaan Daerah Purworejo saat ini sudah cukup baik dan menunjukkan perkembangan, terutama dengan adanya penambahan koleksi buku baru. Namun, pemanfaatan aset lama juga perlu menjadi perhatian agar pengembangan perpustakaan bisa lebih maksimal.
“Gedung lama itu sangat potensial. Kalau direhabilitasi dan difungsikan kembali, tentu akan memperluas layanan dan memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat literasi dan ruang publik,” kata Ajeng Dewi.
Ia menilai, langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas perpustakaan melalui pengadaan buku baru patut diapresiasi. Sebab, penambahan koleksi bacaan menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Meski begitu, Ajeng Dewi menegaskan bahwa pengembangan perpustakaan tidak cukup hanya dengan pengadaan buku. Optimalisasi sarana dan prasarana, termasuk pemanfaatan gedung lama, juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan.
“Pengadaan buku sudah membawa kemajuan, tapi rehabilitasi gedung lama juga penting. Aset yang ada harus bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ajeng Dewi berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan rehabilitasi gedung lama tersebut dalam perencanaan pembangunan ke depan. Dengan begitu, fasilitas perpustakaan di Purworejo bisa semakin lengkap dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat. (*)



