▴Hari Anak Nasional▴
- DPRD Terima Aspirasi Soal Kasus Mini Zoo, Aksi Massa Tuntut Penambahan Tersangka
- Bapemperda DPRD Purworejo Koordinasikan Perubahan Propemperda, Dua Raperda Baru Diusulkan Masuk Prioritas
- Polosoro Diminta Tetap Jaga Semangat Pendiri di Bawah Kepemimpinan Andi Prasetiawan
- Ferro Setiasono dan Alfin Ma\'ruf Bekali Pelajar Pemahaman Politik dalam Pendidikan Politik di SMA N 10 Purworejo
- Anak Sehat Akan Optimal Ikuti Proses Belajar
- Much Dahlan Minta Jamaah Haji Jadi teladan Jaga kerukunan
- Estri Utami Dorong Pokir DPRD Sinkron dengan Program OPD demi Tepat Sasaran
- Komisi IV DPRD Soroti Minimnya Anggaran Perbaikan Sarana Sekolah dalam KUA-PPAS 2027
- DPRD Dorong Kejelasan Pemanfaatan Hotel Ganesha melalui Skema Kerja Sama
- Komisi II DPRD Purworejo Maraton Bahas KUA-PPAS 2027 Bersama Lima OPD Mitra Kerja
DPRD Bahas Persoalan Pariwisata di Purworejo Bersama Dinporapar

DPRD Kabupaten Purworejo menggelar rapat bersama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) guna membahas berbagai persoalan sektor pariwisata yang dinilai belum optimal. Rapat tersebut menyoroti sejumlah kendala mulai dari infrastruktur hingga kebijakan retribusi yang dikeluhkan masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Purworejo, Rudi Hartono, mengungkapkan bahwa meski secara data potensi pariwisata terlihat menjanjikan, kondisi di lapangan masih jauh dari harapan.
“Kalau di data memang terlihat bagus, tapi faktanya di lapangan masih banyak keluhan masyarakat, terutama terkait infrastruktur dan retribusi yang belum sejalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sektor pariwisata memiliki keterkaitan erat dengan program lain, termasuk perhotelan. Namun, sinergi yang ada dinilai belum mampu mendorong peningkatan signifikan.
Rudi juga menyinggung keterbatasan anggaran daerah yang menjadi salah satu kendala utama dalam pengembangan pariwisata. Untuk itu, ia mendorong Dinporapar agar lebih aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat maupun daerah lain.
“Saya minta Dinporapar rajin melobi pemerintah pusat agar ada dukungan tambahan, karena anggaran daerah kita masih terbatas,” tegasnya.(*)



