▴Lahir Pancasila▴
- Komisi I DPRD Purworejo Hadiri FGD Penyusunan Perubahan Perda tentang Badan Permusyawaratan Desa
- Bapemperda DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri FGD Bahas Raperda Pengelolaan Rumah Kos dan Rumah Komersial
- Reses DPRD Purworejo di Desa Semono, Warga Sampaikan Keluhan Jalan Rusak hingga Fasilitas PAUD
- Reses DPRD Purworejo di Ketangi, Warga Sampaikan Aspirasi Irigasi hingga Fasilitas Olahraga
- DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD
- DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Karhutla Pada Musim Kemarau Tahun 2026
- DPRD Apresiasi Peluncuran Pompa Air Tenaga Surya di Krandegan
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2026
- H. Akhmad Afif Soroti Dampak Akademik Rencana Kelas Jauh UNY di Purworejo
- Launching Kontingen Porprov 2026, DPRD Purworejo Tegaskan Komitmen Dukung Prestasi Atlet
DPRD Purworejo Dukung Standarisasi Pariwisata Ramah Muslim untuk Tingkatkan Kunjungan Wisata

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Purworejo Tursiyati dan Dwi Hartati menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Standar Pariwisata Ramah Muslim
Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Purworejo menggelar Sosialisasi Standar Pariwisata Ramah Muslim dalam rangka strategi promosi guna peningkatan kunjungan wisata di Kabupaten Purworejo. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Makan ABK Purworejo pada Rabu (6/5/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh para pelaku pariwisata dari berbagai unsur, mulai dari pengelola hotel, pelaku usaha katering, hingga kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang ada di Kabupaten Purworejo. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Purworejo, Tursiyati.
Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo, Dwi Hartati, menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam upaya memprioritaskan pengembangan sektor pariwisata daerah. Dalam forum tersebut, banyak dilakukan sharing bersama pelaku usaha wisata dan perwakilan dari tingkat provinsi terkait standar pariwisata ramah muslim. Ia menegaskan bahwa konsep pariwisata ramah muslim yang dimaksud bukan sekadar wisata religi, melainkan lebih mengarah pada pemenuhan kebutuhan produk halal dan penyediaan sarana prasarana yang berpihak kepada wisatawan muslim.
"Bukan wisata religi, tapi ke produk halal dan sarana prasarana yang condong ke muslim. Di tempat wisata harus ada musala dan produk halalnya terjamin," ujar Dwi Hartati.
Lebih lanjut, Dwi Hartati mengungkapkan ada sejumlah usulan turut masuk dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia serta Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Berbagai masukan tersebut rencananya akan diakomodasi dalam muatan lokal Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pariwisata yang sedang dalam proses pembahasan.
"Rencana dalam pembahasan berikutnya, kami akan mengundang organisasi-organisasi itu untuk memberikan masukan dalam muatan lokal Raperda," jelasnya.
Selain itu, Dwi Hartati juga menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta kepada pemerintah provinsi dalam pembahasan RKPD 2027 untuk mengidentifikasi peluang pengembangan pariwisata di Purworejo. Hal itu dilakukan agar Kabupaten Purworejo dapat mengajukan program-program strategis guna mendukung pertumbuhan sektor wisata daerah.
Dwi Hartati juga mengungkapkan bahwa dalam proses pembahasan Raperda di Komisi III, pihaknya telah melibatkan banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna menyempurnakan regulasi yang akan lahir. Sebagai contoh, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dilibatkan untuk mendorong program kunjungan siswa ke destinasi wisata lokal di Purworejo. Sementara itu, Dinas Perhubungan diminta untuk memprioritaskan penerangan lampu jalan menuju kawasan-kawasan wisata agar akses dan kenyamanan wisatawan semakin terjamin.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para pelaku pariwisata di Kabupaten Purworejo semakin memahami standar pariwisata ramah muslim dan mampu mengimplementasikannya, sehingga daya tarik wisata Purworejo terus meningkat dan kunjungan wisatawan dari berbagai kalangan dapat terus bertumbuh. (*)



