▴Hari Anak Nasional▴
- DPRD Terima Aspirasi Soal Kasus Mini Zoo, Aksi Massa Tuntut Penambahan Tersangka
- Bapemperda DPRD Purworejo Koordinasikan Perubahan Propemperda, Dua Raperda Baru Diusulkan Masuk Prioritas
- Polosoro Diminta Tetap Jaga Semangat Pendiri di Bawah Kepemimpinan Andi Prasetiawan
- Ferro Setiasono dan Alfin Ma\'ruf Bekali Pelajar Pemahaman Politik dalam Pendidikan Politik di SMA N 10 Purworejo
- Anak Sehat Akan Optimal Ikuti Proses Belajar
- Much Dahlan Minta Jamaah Haji Jadi teladan Jaga kerukunan
- Estri Utami Dorong Pokir DPRD Sinkron dengan Program OPD demi Tepat Sasaran
- Komisi IV DPRD Soroti Minimnya Anggaran Perbaikan Sarana Sekolah dalam KUA-PPAS 2027
- DPRD Dorong Kejelasan Pemanfaatan Hotel Ganesha melalui Skema Kerja Sama
- Komisi II DPRD Purworejo Maraton Bahas KUA-PPAS 2027 Bersama Lima OPD Mitra Kerja
Dwi Hartati Soroti Kebutuhan Perbaikan Jalan Desa dan Jalan Usaha Tani di Dapil Purworejo 5

Anggota DPRD Kabupaten Purworejo dari Fraksi Partai Golkar, Dwi Hartati SSos, menyoroti masih besarnya kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan desa dan jalan usaha tani di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) Purworejo 5 yang meliputi Kecamatan Pituruh, Kemiri, dan Bruno.
Hal tersebut disampaikannya usai menggelar reses masa persidangan kedua tahun 2026. Dalam kegiatan serap aspirasi tersebut, persoalan infrastruktur menjadi salah satu kebutuhan yang paling banyak disampaikan masyarakat.
Menurut Dwi Hartati, akses jalan desa di sejumlah wilayah masih membutuhkan perhatian serius. Namun, berbagai program pembangunan yang sebelumnya berjalan kini banyak yang terhenti akibat adanya pemangkasan anggaran Dana Desa.
“Jalan desa masih membutuhkan perhatian. Banyak ruas yang sebenarnya masih perlu ditingkatkan karena menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Namun saat ini banyak program yang terhenti karena adanya pemangkasan Dana Desa,” kata Dwi Hartati, Selasa (2/6/2026).
Selain jalan desa, kebutuhan pembangunan jalan usaha tani juga menjadi perhatian masyarakat. Infrastruktur tersebut dinilai sangat penting untuk mendukung aktivitas pertanian, terutama dalam memperlancar mobilitas petani dan distribusi hasil panen dari lahan menuju pusat pemasaran.
Dwi mengatakan, keberadaan jalan usaha tani memiliki peran strategis bagi masyarakat di wilayah Pituruh, Kemiri, dan Bruno yang sebagian besar menggantungkan perekonomian pada sektor pertanian.
“Jalan usaha tani masih sangat diperlukan oleh masyarakat. Infrastruktur ini membantu petani dalam mengangkut hasil panen dan menekan biaya transportasi. Namun saat ini banyak pembangunan yang juga terhenti, padahal kebutuhan di lapangan masih cukup besar,” katanya.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil Purworejo 5, Dwi Hartati berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi tersebut agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar, baik jalan desa maupun jalan usaha tani, memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di pedesaan.
Ia berharap kebutuhan infrastruktur yang disampaikan masyarakat melalui kegiatan reses dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah sehingga akses transportasi dan kegiatan ekonomi warga dapat berjalan lebih baik di masa mendatang.(*)



