▴Lahir Pancasila▴
- Komisi I DPRD Purworejo Hadiri FGD Penyusunan Perubahan Perda tentang Badan Permusyawaratan Desa
- Bapemperda DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri FGD Bahas Raperda Pengelolaan Rumah Kos dan Rumah Komersial
- Reses DPRD Purworejo di Desa Semono, Warga Sampaikan Keluhan Jalan Rusak hingga Fasilitas PAUD
- Reses DPRD Purworejo di Ketangi, Warga Sampaikan Aspirasi Irigasi hingga Fasilitas Olahraga
- DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD
- DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Karhutla Pada Musim Kemarau Tahun 2026
- DPRD Apresiasi Peluncuran Pompa Air Tenaga Surya di Krandegan
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2026
- H. Akhmad Afif Soroti Dampak Akademik Rencana Kelas Jauh UNY di Purworejo
- Launching Kontingen Porprov 2026, DPRD Purworejo Tegaskan Komitmen Dukung Prestasi Atlet
Hardiknas Jangan Sekedar Jadi Seremoni

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Komisi IV DPRD Purworejo, Ivan Fatchan Gani Wardhana.
Pemerataan akses pendidikan antara wilayah desa dan kota menjadi sorotan utama DPRD Kabupaten Purworejo dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Wakil Ketua Komisi IV DPRD Purworejo, Ivan Fatchan Gani Wardhana, menegaskan bahwa pendidikan yang berkualitas harus dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.
Ia menyampaikan, Hardiknas tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi bersama untuk mengevaluasi sejauh mana pendidikan telah benar-benar menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan mampu mengurangi kesenjangan, khususnya antara wilayah perkotaan dan pelosok desa.
“Pemerataan pendidikan harus menjadi prioritas. Jangan sampai ada perbedaan kualitas maupun akses antara sekolah di kota dan desa. Semua anak bangsa berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas,” kata Ivan, Sabtu (2/5/2026).
Menurut Ivan, DPRD secara konsisten mendorong peningkatan mutu dan kualitas pendidikan melalui perbaikan kurikulum serta penguatan hasil akhir pembelajaran. Ia menekankan bahwa lulusan pendidikan tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan akhlak mulia.
Selain itu, pendidikan inklusif juga menjadi perhatian penting. Ia berharap akses pendidikan dapat semakin terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah terpencil, sehingga tidak ada lagi anak yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikan.
Ivan juga menegaskan pentingnya pendidikan berkarakter yang sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan Ki Hajar Dewantara, di mana pendidikan harus mampu membentuk kepribadian, semangat kebangsaan, serta kemandirian peserta didik.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga orang tua, untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas dan partisipasi pendidikan.
“Hardiknas harus menjadi titik balik untuk memperkuat komitmen kita semua. Pendidikan harus benar-benar memerdekakan dan menjadi prioritas pembangunan, agar mampu mencetak generasi unggul di masa depan,” jelas politisi Partai NasDem ini. (*)



