▴Lahir Pancasila▴
- Komisi I DPRD Purworejo Hadiri FGD Penyusunan Perubahan Perda tentang Badan Permusyawaratan Desa
- Bapemperda DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri FGD Bahas Raperda Pengelolaan Rumah Kos dan Rumah Komersial
- Reses DPRD Purworejo di Desa Semono, Warga Sampaikan Keluhan Jalan Rusak hingga Fasilitas PAUD
- Reses DPRD Purworejo di Ketangi, Warga Sampaikan Aspirasi Irigasi hingga Fasilitas Olahraga
- DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD
- DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Karhutla Pada Musim Kemarau Tahun 2026
- DPRD Apresiasi Peluncuran Pompa Air Tenaga Surya di Krandegan
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2026
- H. Akhmad Afif Soroti Dampak Akademik Rencana Kelas Jauh UNY di Purworejo
- Launching Kontingen Porprov 2026, DPRD Purworejo Tegaskan Komitmen Dukung Prestasi Atlet
Hari Buruh Jadi Momentum Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Purworejo, Tunaryo.
Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day menjadi momentum penting untuk memperkuat perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan pekerja di Kabupaten Purworejo.
Ketua DPRD Purworejo, Tunaryo, menegaskan bahwa buruh memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah, sehingga hak-hak mereka harus mendapat perhatian serius.
Tunaryo mengatakan, kondisi ketenagakerjaan di Purworejo masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari persoalan upah, jaminan sosial ketenagakerjaan, hingga kepastian kerja. Menurutnya, DPRD sebagai lembaga representasi rakyat memiliki fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi yang harus diarahkan untuk memastikan kebijakan ketenagakerjaan berjalan berpihak pada pekerja.
“Buruh adalah bagian penting dari pembangunan daerah. Karena itu, kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah, perusahaan, maupun DPRD sebagai wakil rakyat,” kata Tunaryo, Jumat (1/5/2026).
Ia mengungkapkan, selama ini DPRD Purworejo beberapa kali menerima audiensi dari kalangan buruh untuk menyampaikan aspirasi, terutama terkait kondisi kerja dan kesejahteraan. Menurutnya, forum audiensi tersebut menjadi ruang dialog yang penting agar persoalan pekerja dapat dipahami dan dicarikan solusi bersama.
“Kami di DPRD terbuka terhadap aspirasi buruh. Beberapa kali teman-teman pekerja datang menyampaikan masukan, dan itu menjadi bahan bagi kami untuk menjalankan fungsi pengawasan serta mendorong kebijakan yang lebih berpihak kepada pekerja,” ujarnya.
Tunaryo berharap peringatan Hari Buruh tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus membangun hubungan industrial yang sehat, adil, dan saling menguatkan demi peningkatan kesejahteraan buruh di Purworejo.(*)


