▴Lahir Pancasila▴
- Komisi I DPRD Purworejo Hadiri FGD Penyusunan Perubahan Perda tentang Badan Permusyawaratan Desa
- Bapemperda DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri FGD Bahas Raperda Pengelolaan Rumah Kos dan Rumah Komersial
- Reses DPRD Purworejo di Desa Semono, Warga Sampaikan Keluhan Jalan Rusak hingga Fasilitas PAUD
- Reses DPRD Purworejo di Ketangi, Warga Sampaikan Aspirasi Irigasi hingga Fasilitas Olahraga
- DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD
- DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Karhutla Pada Musim Kemarau Tahun 2026
- DPRD Apresiasi Peluncuran Pompa Air Tenaga Surya di Krandegan
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2026
- H. Akhmad Afif Soroti Dampak Akademik Rencana Kelas Jauh UNY di Purworejo
- Launching Kontingen Porprov 2026, DPRD Purworejo Tegaskan Komitmen Dukung Prestasi Atlet
Hari Desa 2026, Tunaryo Tekankan Peran Strategis Desa dalam Pembangunan Daerah

Peringatan Hari Desa yang jatuh setiap 15 Januari menjadi momentum penting untuk memperkuat peran desa sebagai ujung tombak pembangunan. Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Tunaryo, menegaskan bahwa desa memiliki posisi strategis dalam menentukan arah kemajuan daerah.
Dalam momentum Hari Desa tahun 2026, Tunaryo menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pemerintah desa, perangkat desa, dan elemen masyarakat yang selama ini terus berkontribusi menjaga pembangunan dan pelayanan di tingkat desa.
Menurutnya, desa bukan hanya menjadi wilayah administratif, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat yang harus terus diperkuat.
“Peringatan Hari Desa ini menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah harus dimulai dari desa. Jika desa maju, mandiri, dan sejahtera, maka daerah juga akan ikut maju,” ujar Tunaryo, Kamis (15/1/2026).
Ia menilai, selama ini desa-desa di Kabupaten Purworejo telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik, baik dari sisi tata kelola pemerintahan, pembangunan infrastruktur, maupun pemberdayaan masyarakat. Namun, masih ada sejumlah tantangan yang perlu dihadapi, terutama dalam pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi desa.
Tunaryo mendorong agar pemerintah desa terus meningkatkan inovasi dalam menggali potensi lokal, baik di sektor pertanian, UMKM, pariwisata, maupun sektor lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran desa yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Dana desa harus dikelola dengan baik untuk kepentingan masyarakat. Prioritasnya harus jelas, mulai dari pembangunan, pemberdayaan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik di desa,” tegasnya.
Tunaryo berharap, peringatan Hari Desa tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan DPRD dalam mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di Kabupaten Purworejo.
“Desa adalah fondasi pembangunan. Maka desa harus terus diperkuat agar mampu menjadi penopang utama kemajuan Kabupaten Purworejo,” terang Tunaryo. (*)



