▴Lahir Pancasila▴
- Komisi I DPRD Purworejo Hadiri FGD Penyusunan Perubahan Perda tentang Badan Permusyawaratan Desa
- Bapemperda DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri FGD Bahas Raperda Pengelolaan Rumah Kos dan Rumah Komersial
- Reses DPRD Purworejo di Desa Semono, Warga Sampaikan Keluhan Jalan Rusak hingga Fasilitas PAUD
- Reses DPRD Purworejo di Ketangi, Warga Sampaikan Aspirasi Irigasi hingga Fasilitas Olahraga
- DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD
- DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Karhutla Pada Musim Kemarau Tahun 2026
- DPRD Apresiasi Peluncuran Pompa Air Tenaga Surya di Krandegan
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2026
- H. Akhmad Afif Soroti Dampak Akademik Rencana Kelas Jauh UNY di Purworejo
- Launching Kontingen Porprov 2026, DPRD Purworejo Tegaskan Komitmen Dukung Prestasi Atlet
Jangkauan Damkar Terbatas, Empat Kecamatan di Purworejo Belum Terlayani Maksimal

Keterangan Gambar : Anggota Komisi I foto bersama usai melakukan kunjungan ke Satpol PP Damkar Purworejo.
Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Purworejo masih menghadapi tantangan besar dalam pelayanan penanganan kebakaran di empat kecamatan, yakni Pituruh, Kemiri, Loano, dan Bener.
Hal tersebut disampaikan Kepala Satpol PP Damkar Purworejo, Siswantoro Dwi Nugroho, saat menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Purworejo yang dipimpin Ketua Komisi I, Budi Sunaryo, Selasa (6/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Budi Sunaryo didampingi seluruh anggota Komisi I DPRD Purworejo. Ia menilai, keempat wilayah tersebut perlu segera dilengkapi posko pemadam kebakaran untuk penempatan armada damkar.
“Damkar dituntut mampu menjangkau lokasi kejadian maksimal dalam waktu 15 menit. Namun untuk empat kecamatan ini, jaraknya masih relatif jauh dari posko yang ada saat ini,” kata Budi Sunaryo.
Ia menambahkan, seperti di daerah lain, layanan pemadam kebakaran kini menjadi salah satu layanan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Tidak hanya untuk kebakaran, Damkar juga kerap diminta membantu penanganan hewan buas, evakuasi, dan berbagai kejadian darurat lainnya.
Sementara itu, Siswantoro Dwi Nugroho mengungkapkan, selain keterbatasan jangkauan wilayah, Satpol PP Damkar Purworejo juga menghadapi persoalan jumlah personel yang belum sebanding dengan beban kerja.
“Jumlah tenaga kerja yang ada saat ini belum ideal jika dibandingkan dengan luas wilayah dan banyaknya permintaan pelayanan,” ujarnya.(*)



