▴Hari Anak Nasional▴
- DPRD Terima Aspirasi Soal Kasus Mini Zoo, Aksi Massa Tuntut Penambahan Tersangka
- Bapemperda DPRD Purworejo Koordinasikan Perubahan Propemperda, Dua Raperda Baru Diusulkan Masuk Prioritas
- Polosoro Diminta Tetap Jaga Semangat Pendiri di Bawah Kepemimpinan Andi Prasetiawan
- Ferro Setiasono dan Alfin Ma\'ruf Bekali Pelajar Pemahaman Politik dalam Pendidikan Politik di SMA N 10 Purworejo
- Anak Sehat Akan Optimal Ikuti Proses Belajar
- Much Dahlan Minta Jamaah Haji Jadi teladan Jaga kerukunan
- Estri Utami Dorong Pokir DPRD Sinkron dengan Program OPD demi Tepat Sasaran
- Komisi IV DPRD Soroti Minimnya Anggaran Perbaikan Sarana Sekolah dalam KUA-PPAS 2027
- DPRD Dorong Kejelasan Pemanfaatan Hotel Ganesha melalui Skema Kerja Sama
- Komisi II DPRD Purworejo Maraton Bahas KUA-PPAS 2027 Bersama Lima OPD Mitra Kerja
Jangkauan Damkar Terbatas, Empat Kecamatan di Purworejo Belum Terlayani Maksimal

Keterangan Gambar : Anggota Komisi I foto bersama usai melakukan kunjungan ke Satpol PP Damkar Purworejo.
Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Purworejo masih menghadapi tantangan besar dalam pelayanan penanganan kebakaran di empat kecamatan, yakni Pituruh, Kemiri, Loano, dan Bener.
Hal tersebut disampaikan Kepala Satpol PP Damkar Purworejo, Siswantoro Dwi Nugroho, saat menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Purworejo yang dipimpin Ketua Komisi I, Budi Sunaryo, Selasa (6/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Budi Sunaryo didampingi seluruh anggota Komisi I DPRD Purworejo. Ia menilai, keempat wilayah tersebut perlu segera dilengkapi posko pemadam kebakaran untuk penempatan armada damkar.
“Damkar dituntut mampu menjangkau lokasi kejadian maksimal dalam waktu 15 menit. Namun untuk empat kecamatan ini, jaraknya masih relatif jauh dari posko yang ada saat ini,” kata Budi Sunaryo.
Ia menambahkan, seperti di daerah lain, layanan pemadam kebakaran kini menjadi salah satu layanan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Tidak hanya untuk kebakaran, Damkar juga kerap diminta membantu penanganan hewan buas, evakuasi, dan berbagai kejadian darurat lainnya.
Sementara itu, Siswantoro Dwi Nugroho mengungkapkan, selain keterbatasan jangkauan wilayah, Satpol PP Damkar Purworejo juga menghadapi persoalan jumlah personel yang belum sebanding dengan beban kerja.
“Jumlah tenaga kerja yang ada saat ini belum ideal jika dibandingkan dengan luas wilayah dan banyaknya permintaan pelayanan,” ujarnya.(*)



