▴Lahir Pancasila▴
- Komisi I DPRD Purworejo Hadiri FGD Penyusunan Perubahan Perda tentang Badan Permusyawaratan Desa
- Bapemperda DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri FGD Bahas Raperda Pengelolaan Rumah Kos dan Rumah Komersial
- Reses DPRD Purworejo di Desa Semono, Warga Sampaikan Keluhan Jalan Rusak hingga Fasilitas PAUD
- Reses DPRD Purworejo di Ketangi, Warga Sampaikan Aspirasi Irigasi hingga Fasilitas Olahraga
- DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD
- DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Karhutla Pada Musim Kemarau Tahun 2026
- DPRD Apresiasi Peluncuran Pompa Air Tenaga Surya di Krandegan
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2026
- H. Akhmad Afif Soroti Dampak Akademik Rencana Kelas Jauh UNY di Purworejo
- Launching Kontingen Porprov 2026, DPRD Purworejo Tegaskan Komitmen Dukung Prestasi Atlet
Ketua DPRD Purworejo Tekankan Penguatan Kemandirian Daerah di Hari Otonomi Daerah 2026

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Purworejo, Tunaryo SSos
Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Tunaryo, S.Sos, menegaskan pentingnya penguatan kemandirian daerah dalam momentum Hari Otonomi Daerah tahun 2026. Menurutnya, otonomi daerah harus dimaknai sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
Tunaryo menyampaikan bahwa semangat otonomi daerah tidak hanya sebatas kewenangan administratif, tetapi juga harus diiringi dengan tanggung jawab dalam mengelola potensi daerah secara optimal.
“Otonomi daerah memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk lebih kreatif dan inovatif dalam pembangunan. Ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” kata Tunaryo, Selasa (28/4/2026).
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan mempercepat pencapaian target pembangunan daerah, khususnya di sektor ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur.
Selain itu, Tunaryo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Peringatan Hari Otonomi Daerah ini harus menjadi refleksi bersama untuk terus memperbaiki kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Tujuan akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan dan kemajuan Kabupaten Purworejo,” jelas Tunaryo.(*)



