▴Hari Anak Nasional▴
- DPRD Terima Aspirasi Soal Kasus Mini Zoo, Aksi Massa Tuntut Penambahan Tersangka
- Bapemperda DPRD Purworejo Koordinasikan Perubahan Propemperda, Dua Raperda Baru Diusulkan Masuk Prioritas
- Polosoro Diminta Tetap Jaga Semangat Pendiri di Bawah Kepemimpinan Andi Prasetiawan
- Ferro Setiasono dan Alfin Ma\'ruf Bekali Pelajar Pemahaman Politik dalam Pendidikan Politik di SMA N 10 Purworejo
- Anak Sehat Akan Optimal Ikuti Proses Belajar
- Much Dahlan Minta Jamaah Haji Jadi teladan Jaga kerukunan
- Estri Utami Dorong Pokir DPRD Sinkron dengan Program OPD demi Tepat Sasaran
- Komisi IV DPRD Soroti Minimnya Anggaran Perbaikan Sarana Sekolah dalam KUA-PPAS 2027
- DPRD Dorong Kejelasan Pemanfaatan Hotel Ganesha melalui Skema Kerja Sama
- Komisi II DPRD Purworejo Maraton Bahas KUA-PPAS 2027 Bersama Lima OPD Mitra Kerja
Ketua DPRD Purworejo Tekankan Penguatan Kemandirian Daerah di Hari Otonomi Daerah 2026

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Purworejo, Tunaryo SSos
Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Tunaryo, S.Sos, menegaskan pentingnya penguatan kemandirian daerah dalam momentum Hari Otonomi Daerah tahun 2026. Menurutnya, otonomi daerah harus dimaknai sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
Tunaryo menyampaikan bahwa semangat otonomi daerah tidak hanya sebatas kewenangan administratif, tetapi juga harus diiringi dengan tanggung jawab dalam mengelola potensi daerah secara optimal.
“Otonomi daerah memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk lebih kreatif dan inovatif dalam pembangunan. Ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” kata Tunaryo, Selasa (28/4/2026).
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan mempercepat pencapaian target pembangunan daerah, khususnya di sektor ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur.
Selain itu, Tunaryo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Peringatan Hari Otonomi Daerah ini harus menjadi refleksi bersama untuk terus memperbaiki kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Tujuan akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan dan kemajuan Kabupaten Purworejo,” jelas Tunaryo.(*)



