▴Lahir Pancasila▴
- Komisi I DPRD Purworejo Hadiri FGD Penyusunan Perubahan Perda tentang Badan Permusyawaratan Desa
- Bapemperda DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri FGD Bahas Raperda Pengelolaan Rumah Kos dan Rumah Komersial
- Reses DPRD Purworejo di Desa Semono, Warga Sampaikan Keluhan Jalan Rusak hingga Fasilitas PAUD
- Reses DPRD Purworejo di Ketangi, Warga Sampaikan Aspirasi Irigasi hingga Fasilitas Olahraga
- DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD
- DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Karhutla Pada Musim Kemarau Tahun 2026
- DPRD Apresiasi Peluncuran Pompa Air Tenaga Surya di Krandegan
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2026
- H. Akhmad Afif Soroti Dampak Akademik Rencana Kelas Jauh UNY di Purworejo
- Launching Kontingen Porprov 2026, DPRD Purworejo Tegaskan Komitmen Dukung Prestasi Atlet
Komisi III DPRD Hadiri FGD Raperda Kepariwisataan, Dorong Penguatan Sektor Pariwisata

Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kepariwisataan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 2 Mei 2026 di Kopi Jolotundo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
FGD tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo Hj. Tursiyati bersama anggota Komisi III, serta melibatkan perangkat daerah terkait. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyusunan regulasi kepariwisataan yang komprehensif dan adaptif terhadap kebutuhan daerah.
Penyusunan Naskah Akademik Raperda Kepariwisataan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan PT Tugu Integritas Indonesia Yogyakarta sebagai pihak pendamping penyusunan naskah akademik dan raperda. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan regulasi yang berbasis data, analisis akademis, serta selaras dengan dinamika regulasi nasional dan kebutuhan lokal.
Dalam forum tersebut, dibahas berbagai isu strategis terkait kondisi kepariwisataan di Kabupaten Purworejo. Meskipun memiliki potensi besar di sektor wisata alam, budaya, dan ekonomi kreatif, pengelolaan pariwisata dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti lemahnya tata kelola, keterbatasan sumber daya manusia, serta kurang optimalnya promosi dan infrastruktur pendukung.
Komisi III DPRD memberikan sejumlah masukan penting, di antaranya perlunya penguatan potensi lokal wisata melalui pemetaan yang terarah dan peningkatan promosi destinasi unggulan. Selain itu, optimalisasi anggaran sektor pariwisata juga menjadi perhatian, mengingat sektor ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian daerah.
Lebih lanjut, sinergi lintas sektor juga menjadi kunci dalam pengembangan pariwisata, terutama dalam penyediaan infrastruktur pendukung seperti akses jalan, penerangan, serta konektivitas menuju destinasi wisata. Peran perangkat daerah teknis dinilai sangat penting dalam mendukung pengembangan kawasan wisata, khususnya di wilayah yang memiliki potensi besar.
Melalui FGD ini, diharapkan Raperda Kepariwisataan yang sedang disusun dapat menjadi landasan hukum yang kuat dalam pengelolaan dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Purworejo, sekaligus mampu mendorong peningkatan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.



