▴Lahir Pancasila▴
- Komisi I DPRD Purworejo Hadiri FGD Penyusunan Perubahan Perda tentang Badan Permusyawaratan Desa
- Bapemperda DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri FGD Bahas Raperda Pengelolaan Rumah Kos dan Rumah Komersial
- Reses DPRD Purworejo di Desa Semono, Warga Sampaikan Keluhan Jalan Rusak hingga Fasilitas PAUD
- Reses DPRD Purworejo di Ketangi, Warga Sampaikan Aspirasi Irigasi hingga Fasilitas Olahraga
- DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD
- DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Karhutla Pada Musim Kemarau Tahun 2026
- DPRD Apresiasi Peluncuran Pompa Air Tenaga Surya di Krandegan
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2026
- H. Akhmad Afif Soroti Dampak Akademik Rencana Kelas Jauh UNY di Purworejo
- Launching Kontingen Porprov 2026, DPRD Purworejo Tegaskan Komitmen Dukung Prestasi Atlet
Rapat dengan Dinperintransnaker, DPRD Minta Ada Perbaikan agar Tenaga Kerja Purworejo Tak Lari ke Luar Kota

DPRD Kabupaten Purworejo menyoroti persoalan ketenagakerjaan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah serius bagi pemerintah daerah. Dalam rapat bersama Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Dinperintransnaker), DPRD meminta adanya langkah konkret agar tenaga kerja lokal tidak terus mengalir ke luar daerah.
Wakil Ketua DPRD Purworejo, Rudi Hartono, menegaskan bahwa minimnya lapangan kerja di daerah menjadi salah satu penyebab utama masyarakat memilih bekerja di luar kota.
“Kalau tidak segera dibenahi, tenaga kerja kita akan terus lari ke luar daerah. Padahal, kalau industri di sini berkembang, mereka bisa bekerja di Purworejo,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan sektor industri dan penciptaan lapangan kerja harus menjadi prioritas. Hal ini tidak hanya berdampak pada penyerapan tenaga kerja, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta penurunan angka kemiskinan.
DPRD pun mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bersinergi menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih baik. Dengan begitu, Purworejo diharapkan mampu menjadi daerah yang produktif dan mampu menahan arus keluar tenaga kerja. (*)



