▴Hari Anak Nasional▴
- DPRD Terima Aspirasi Soal Kasus Mini Zoo, Aksi Massa Tuntut Penambahan Tersangka
- Bapemperda DPRD Purworejo Koordinasikan Perubahan Propemperda, Dua Raperda Baru Diusulkan Masuk Prioritas
- Polosoro Diminta Tetap Jaga Semangat Pendiri di Bawah Kepemimpinan Andi Prasetiawan
- Ferro Setiasono dan Alfin Ma\'ruf Bekali Pelajar Pemahaman Politik dalam Pendidikan Politik di SMA N 10 Purworejo
- Anak Sehat Akan Optimal Ikuti Proses Belajar
- Much Dahlan Minta Jamaah Haji Jadi teladan Jaga kerukunan
- Estri Utami Dorong Pokir DPRD Sinkron dengan Program OPD demi Tepat Sasaran
- Komisi IV DPRD Soroti Minimnya Anggaran Perbaikan Sarana Sekolah dalam KUA-PPAS 2027
- DPRD Dorong Kejelasan Pemanfaatan Hotel Ganesha melalui Skema Kerja Sama
- Komisi II DPRD Purworejo Maraton Bahas KUA-PPAS 2027 Bersama Lima OPD Mitra Kerja
Tebar 2.000 Benih Ikan, Roy Adinata Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Saluran Kedung Putri

Keberadaan ikan di saluran air menjadi salah satu penyangga penting dalam menjaga mata rantai kehidupan. Hilangnya populasi ikan dapat menjadi indikator menurunnya kualitas lingkungan perairan yang berdampak pada rusaknya ekosistem. Karena itu, upaya pelestarian perlu dilakukan secara bersama-sama agar keseimbangan alam tetap terjaga.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Anggota DPRD Kabupaten Purworejo, Roy Adinata Sutanto, bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo menebar 2.000 benih ikan di Saluran Kedung Putri, tepatnya di sekitar Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kelurahan Baledono, Selasa (7/7/2026).
Sebanyak 2.000 benih yang ditebar terdiri atas ikan tawes dan ikan nilem. Kedua jenis ikan tersebut dipilih karena mampu beradaptasi dengan baik di perairan sungai maupun saluran irigasi, sekaligus berperan menjaga keseimbangan ekosistem dengan memakan lumut dan tumbuhan air yang berlebihan.
Roy Adinata Sutanto mengatakan, Saluran Kedung Putri yang membelah kawasan Kota Purworejo memiliki fungsi penting, tidak hanya sebagai saluran air, tetapi juga sebagai habitat berbagai jenis biota perairan. Oleh karena itu, keberadaan populasi ikan perlu terus dijaga agar ekosistem tetap lestari.
Menurutnya, penebaran benih ikan bukan sekadar menambah populasi ikan, tetapi juga menjadi upaya membangun kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan perairan.
"Kalau ekosistem airnya sehat, maka kualitas lingkungan juga akan semakin baik. Ikan menjadi salah satu indikator bahwa saluran air masih mampu menopang kehidupan," ujarnya.
Roy berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga keberadaan ikan yang telah ditebar dengan tidak melakukan penangkapan secara sembarangan, menggunakan alat tangkap yang merusak, maupun membuang sampah ke saluran air.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Saluran Kedung Putri sebagai kawasan yang bersih dan lestari sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Harapannya, benih ikan ini dapat tumbuh dengan baik, berkembang biak, dan mampu mengembalikan keseimbangan ekosistem di Saluran Kedung Putri. Pelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat," jelas Roy. (*)



