▴Hari Anak Nasional▴
- DPRD Terima Aspirasi Soal Kasus Mini Zoo, Aksi Massa Tuntut Penambahan Tersangka
- Bapemperda DPRD Purworejo Koordinasikan Perubahan Propemperda, Dua Raperda Baru Diusulkan Masuk Prioritas
- Polosoro Diminta Tetap Jaga Semangat Pendiri di Bawah Kepemimpinan Andi Prasetiawan
- Ferro Setiasono dan Alfin Ma\'ruf Bekali Pelajar Pemahaman Politik dalam Pendidikan Politik di SMA N 10 Purworejo
- Anak Sehat Akan Optimal Ikuti Proses Belajar
- Much Dahlan Minta Jamaah Haji Jadi teladan Jaga kerukunan
- Estri Utami Dorong Pokir DPRD Sinkron dengan Program OPD demi Tepat Sasaran
- Komisi IV DPRD Soroti Minimnya Anggaran Perbaikan Sarana Sekolah dalam KUA-PPAS 2027
- DPRD Dorong Kejelasan Pemanfaatan Hotel Ganesha melalui Skema Kerja Sama
- Komisi II DPRD Purworejo Maraton Bahas KUA-PPAS 2027 Bersama Lima OPD Mitra Kerja
Tursiyati Ingin Festival Layang-Layang Libatkan UMKM dari Seluruh Purworejo

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Purworejo tengah nglarisi produk UMKM Kecamatan Grabag dalam ajang Festival Layang-Layang.
Festival Layang-Layang Ketawang dinilai tidak hanya menjadi ajang hiburan dan kebanggaan masyarakat, tetapi juga terbukti mampu menggerakkan perekonomian lokal melalui meningkatnya aktivitas pelaku UMKM dan perputaran uang di kawasan wisata Pantai Ketawang.
Penilaian tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Purworejo, Tursiyati, saat ditemui di sela Festival Layang-Layang Ketawang di Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag, Minggu (5/7/2026). Menurutnya, penyelenggaraan festival yang telah memasuki tahun ke-10 itu kini telah berkembang menjadi event berskala nasional.
“Ini event layang-layang yang sudah ke-10 kali dilaksanakan di Pantai Ketawang. Ini event nasional, kebanggaan masyarakat Purworejo, tentu tidak hanya Ketawang,” katanya.
Ia mengatakan membludaknya jumlah pengunjung memberikan multiplier effect yang nyata terhadap perekonomian masyarakat. Perputaran uang selama festival berlangsung dirasakan langsung oleh para pelaku usaha yang membuka stan di kawasan acara.
Menurutnya, keterlibatan UMKM menjadi bukti bahwa festival tersebut tidak hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat. Seluruh stan UMKM yang berpartisipasi mendapat dukungan dari Forum UMKM Kecamatan Grabag.
“Ini betul-betul membuktikan dan memberikan dampak nyata. UMKM semuanya terlibat,” ujarnya.
Tursiyati berharap pada penyelenggaraan tahun mendatang peserta UMKM tidak hanya berasal dari Kecamatan Grabag, tetapi juga dapat melibatkan pelaku usaha dari seluruh Kabupaten Purworejo bahkan daerah tetangga agar manfaat ekonominya semakin luas.
Selain pengembangan UMKM, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan sarana dan prasarana pendukung di kawasan Pantai Ketawang, terutama akses jalan dan area parkir. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi kebutuhan utama untuk memberikan kenyamanan, keamanan, serta kelancaran bagi para pengunjung.
Ia optimistis peningkatan infrastruktur dapat segera direalisasikan setelah status jalan menuju Pantai Ketawang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Purworejo.
“Semoga tahun depan apa yang disampaikan Pak Wakil Bupati bisa direalisasikan. Parkir dan akses pengunjung sangat dibutuhkan untuk kenyamanan, keamanan, dan kelancaran,” katanya.
Ia berharap Festival Layang-Layang Ketawang terus berkembang sebagai agenda wisata unggulan Kabupaten Purworejo yang semakin sukses, semakin dikenal luas, serta semakin dicintai masyarakat karena mampu memberikan manfaat nyata bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.(*)



