▴Hari Anak Nasional▴
- DPRD Terima Aspirasi Soal Kasus Mini Zoo, Aksi Massa Tuntut Penambahan Tersangka
- Bapemperda DPRD Purworejo Koordinasikan Perubahan Propemperda, Dua Raperda Baru Diusulkan Masuk Prioritas
- Polosoro Diminta Tetap Jaga Semangat Pendiri di Bawah Kepemimpinan Andi Prasetiawan
- Ferro Setiasono dan Alfin Ma\'ruf Bekali Pelajar Pemahaman Politik dalam Pendidikan Politik di SMA N 10 Purworejo
- Anak Sehat Akan Optimal Ikuti Proses Belajar
- Much Dahlan Minta Jamaah Haji Jadi teladan Jaga kerukunan
- Estri Utami Dorong Pokir DPRD Sinkron dengan Program OPD demi Tepat Sasaran
- Komisi IV DPRD Soroti Minimnya Anggaran Perbaikan Sarana Sekolah dalam KUA-PPAS 2027
- DPRD Dorong Kejelasan Pemanfaatan Hotel Ganesha melalui Skema Kerja Sama
- Komisi II DPRD Purworejo Maraton Bahas KUA-PPAS 2027 Bersama Lima OPD Mitra Kerja
Wakil Ketua DPRD Rohman Apresiasi Kesiapan Pengamanan Lebaran Melalui Operasi Ketupat Candi 2026

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Rokhman, mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama jajaran TNI–Polri dalam mengamankan momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Candi 2026.
Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 yang digelar di halaman Mapolres Purworejo, Jalan Proklamasi No. 2, Kamis (12/3/2026) sore.
Menurut Rokhman, apel gelar pasukan menjadi bukti nyata keseriusan seluruh unsur pengamanan dalam memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.
“Kami dari DPRD sangat mengapresiasi kesiapan TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya saat mobilitas meningkat menjelang Lebaran,” ujarnya.
Ia menilai, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri. Tidak hanya terkait kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga mencakup keamanan lingkungan serta pelayanan kepada masyarakat.
Rokhman juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dari aparat di lapangan agar masyarakat merasa nyaman dan terlindungi selama beraktivitas.
“Pengamanan ini tidak hanya soal penjagaan, tetapi juga pelayanan. Kehadiran aparat harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 dapat berjalan optimal dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, sehingga situasi di Kabupaten Purworejo tetap kondusif.
“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, kami optimistis suasana Lebaran di Purworejo akan berlangsung aman, tertib, dan penuh kenyamanan,” ungkap Rokhman. (*)



