▴Lahir Pancasila▴
- Komisi I DPRD Purworejo Hadiri FGD Penyusunan Perubahan Perda tentang Badan Permusyawaratan Desa
- Bapemperda DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri FGD Bahas Raperda Pengelolaan Rumah Kos dan Rumah Komersial
- Reses DPRD Purworejo di Desa Semono, Warga Sampaikan Keluhan Jalan Rusak hingga Fasilitas PAUD
- Reses DPRD Purworejo di Ketangi, Warga Sampaikan Aspirasi Irigasi hingga Fasilitas Olahraga
- DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD
- DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Karhutla Pada Musim Kemarau Tahun 2026
- DPRD Apresiasi Peluncuran Pompa Air Tenaga Surya di Krandegan
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2026
- H. Akhmad Afif Soroti Dampak Akademik Rencana Kelas Jauh UNY di Purworejo
- Launching Kontingen Porprov 2026, DPRD Purworejo Tegaskan Komitmen Dukung Prestasi Atlet
Warga Desa Majir Peroleh Pelatihan Pijat Refleksi Program Pokir DPRD

Warga Desa Majir Kecamatan Kutoarjo, Purworejo mendapatkan pelatihan kemampuan pijat refleksi, Jumat (17/4/20266). Pemdes Majir bekerja sama dengan Dinas Perindustrian Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Purworejo, Budi Sunaryo, yang ditujukan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Kusmanto, yang hadir mewakili kepala dinas.
Dalam sambutannya, Kusmanto menyampaikan bahwa pelatihan keterampilan seperti pijat refleksi memiliki prospek yang cukup baik dan dapat menjadi alternatif sumber penghasilan bagi masyarakat.
“Pelatihan ini diharapkan tidak hanya menambah keterampilan, tetapi juga mampu mendorong masyarakat untuk berwirausaha secara mandiri,” ujarnya.
Sementara itu, Budi Sunaryo menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam peningkatan kapasitas dan keterampilan kerja.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap warga Desa Majir memiliki bekal keterampilan yang bisa langsung diterapkan, sehingga mampu meningkatkan ekonomi keluarga,” ungkapnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Para peserta mengikuti pelatihan dengan serius, mulai dari teori hingga praktik pijat refleksi yang dipandu oleh instruktur profesional.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan akan lahir tenaga-tenaga terampil baru di Desa Majir yang mampu bersaing serta membuka peluang usaha di bidang jasa kesehatan tradisional.masing masing peserta mendapatkan tas punggung seragam ,sepatu dan buku panduan pijat serta dilatih selama 10 hari.(*)



