▴Hari Anak Nasional▴
- DPRD Terima Aspirasi Soal Kasus Mini Zoo, Aksi Massa Tuntut Penambahan Tersangka
- Bapemperda DPRD Purworejo Koordinasikan Perubahan Propemperda, Dua Raperda Baru Diusulkan Masuk Prioritas
- Polosoro Diminta Tetap Jaga Semangat Pendiri di Bawah Kepemimpinan Andi Prasetiawan
- Ferro Setiasono dan Alfin Ma\'ruf Bekali Pelajar Pemahaman Politik dalam Pendidikan Politik di SMA N 10 Purworejo
- Anak Sehat Akan Optimal Ikuti Proses Belajar
- Much Dahlan Minta Jamaah Haji Jadi teladan Jaga kerukunan
- Estri Utami Dorong Pokir DPRD Sinkron dengan Program OPD demi Tepat Sasaran
- Komisi IV DPRD Soroti Minimnya Anggaran Perbaikan Sarana Sekolah dalam KUA-PPAS 2027
- DPRD Dorong Kejelasan Pemanfaatan Hotel Ganesha melalui Skema Kerja Sama
- Komisi II DPRD Purworejo Maraton Bahas KUA-PPAS 2027 Bersama Lima OPD Mitra Kerja
Warga Desa Majir Peroleh Pelatihan Pijat Refleksi Program Pokir DPRD

Warga Desa Majir Kecamatan Kutoarjo, Purworejo mendapatkan pelatihan kemampuan pijat refleksi, Jumat (17/4/20266). Pemdes Majir bekerja sama dengan Dinas Perindustrian Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Purworejo, Budi Sunaryo, yang ditujukan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Kusmanto, yang hadir mewakili kepala dinas.
Dalam sambutannya, Kusmanto menyampaikan bahwa pelatihan keterampilan seperti pijat refleksi memiliki prospek yang cukup baik dan dapat menjadi alternatif sumber penghasilan bagi masyarakat.
“Pelatihan ini diharapkan tidak hanya menambah keterampilan, tetapi juga mampu mendorong masyarakat untuk berwirausaha secara mandiri,” ujarnya.
Sementara itu, Budi Sunaryo menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam peningkatan kapasitas dan keterampilan kerja.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap warga Desa Majir memiliki bekal keterampilan yang bisa langsung diterapkan, sehingga mampu meningkatkan ekonomi keluarga,” ungkapnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Para peserta mengikuti pelatihan dengan serius, mulai dari teori hingga praktik pijat refleksi yang dipandu oleh instruktur profesional.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan akan lahir tenaga-tenaga terampil baru di Desa Majir yang mampu bersaing serta membuka peluang usaha di bidang jasa kesehatan tradisional.masing masing peserta mendapatkan tas punggung seragam ,sepatu dan buku panduan pijat serta dilatih selama 10 hari.(*)



