▴Lahir Pancasila▴
- Komisi I DPRD Purworejo Hadiri FGD Penyusunan Perubahan Perda tentang Badan Permusyawaratan Desa
- Bapemperda DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri FGD Bahas Raperda Pengelolaan Rumah Kos dan Rumah Komersial
- Reses DPRD Purworejo di Desa Semono, Warga Sampaikan Keluhan Jalan Rusak hingga Fasilitas PAUD
- Reses DPRD Purworejo di Ketangi, Warga Sampaikan Aspirasi Irigasi hingga Fasilitas Olahraga
- DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pimpinan dan Anggota DPRD
- DPRD Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Kesiapan Penanganan Kelangkaan Air Bersih dan Karhutla Pada Musim Kemarau Tahun 2026
- DPRD Apresiasi Peluncuran Pompa Air Tenaga Surya di Krandegan
- Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo Gelar Rapat Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan Perangkat Daerah Tahun 2026
- H. Akhmad Afif Soroti Dampak Akademik Rencana Kelas Jauh UNY di Purworejo
- Launching Kontingen Porprov 2026, DPRD Purworejo Tegaskan Komitmen Dukung Prestasi Atlet
Warga Harapkan Ada SMA/SMK Negeri di Kecamatan Bruno

Harapan panjang warga Kecamatan Bruno untuk memiliki sekolah menengah atas negeri kini kembali menguat. Jauhnya jarak menuju SMA maupun SMK negeri terdekat menjadi alasan utama, mengingat SMA berada di Kecamatan Kemiri sementara SMK terdekat berada di wilayah tetangga yakni Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo.
Kondisi ini membuat akses pendidikan jenjang atas bagi pelajar Bruno menjadi tidak ideal.
Anggota Fraksi Golkar DPRD Purworejo, Akhmad Afif SPdI, menyampaikan hal tersebut saat ditemui Senin (12/1/2025). Menurutnya, kebutuhan akan hadirnya SMA atau SMK negeri di wilayah Bruno bukan hanya keinginan, tetapi sudah menjadi aspirasi mendesak dari masyarakat setempat.
“Warga di Bruno sudah melangkah. Lahan sudah ada yaitu tanah GG. Lokasinya berada di Desa Brunosari dan luasnya sangat memadai untuk pendirian sekolah negeri,” ujar Afif yang akrab disapa Gus Afif.
Tak hanya soal lahan, masyarakat Bruno bahkan telah menunjukkan komitmen kuat dengan merelakan sebagian tanah mereka sebagai akses jalan menuju lokasi sekolah. Upaya komunikasi juga telah dilakukan pihak desa dan tokoh masyarakat dengan Dinperkimtan Purworejo untuk menyiapkan kebutuhan teknis.
“Kebutuhan adanya SMA atau SMK di Bruno memang sangat diinginkan masyarakat. Ini merupakan aspirasi yang kami terima langsung saat reses di Kecamatan Bruno,” jelas Gus Afif yang juga anggota Komisi IV DPRD Purworejo ini.
Gus Afif menambahkan, pembangunan sekolah menengah negeri di Bruno akan menjadi solusi bagi ratusan siswa yang selama ini harus menempuh jarak jauh dengan kondisi geografis wilayah pegunungan. Selain mempermudah akses pendidikan, keberadaan sekolah negeri juga diharapkan meningkatkan angka partisipasi sekolah dan mengurangi potensi putus sekolah.
Dirinya berharap Pemerintah Kabupaten Purworejo dapat segera memperjuangkan dan menindaklanjuti peluang besar tersebut.
“Kami mendorong Pemkab Purworejo untuk segera mengupayakan pendirian sekolah ini,” tegasnya. “Warga sudah siap, lahan sudah ada. Tinggal keberpihakan pemerintah untuk memastikan mimpi masyarakat Bruno memiliki sekolah negeri bisa terwujud.”
Dengan dukungan penuh masyarakat, pendirian SMA atau SMK negeri di Kecamatan Bruno kini tinggal menunggu langkah konkret pemerintah daerah. Masyarakat pun berharap harapan ini tidak kembali berhenti sebatas wacana.(*)



